Paus Fransiskus: Makanan dan Seks adalah Kenikmatan dari Ilahi

Baca juga:



KONFRONTASI - Paus Fransiskus dalam wawancaranya dengan Carlo Petrini, seorang penulis kuliner Italia, kali ini membahas mengenai hubungan makanan dan seksual.

"Kesenangan datang langsung dari Tuhan. Bukan Katolik, bukan Kristen. Itu kenikmatan Ilahi," kata Francis, seperti dikutip dari Huffpost, Kamis (18/2).

Pernyataan tersebut ia lontarkan sebagai bagian dari kritiknya soal "moralitas yang berlebihan" dari Gereja Katolik Roma. Tempat ibadah tersebut dahulu pernah mengecam kesenangan masa lalu, menyebut "interpretasi yang salah dari pesan Kristen."

"Gereja telah mengutuk kesenangan yang tidak manusiawi, brutal, vulgar, tetapi di sisi lain selalu menerima kesenangan moral yang manusiawi, sederhana," kata Francis. 

"Kenikmatan makan ada untuk membuat Anda tetap sehat dengan makan, seperti kenikmatan seksual yang ada untuk bercinta lebih indah dan menjamin kelestarian manusia. Kenikmatan makan dan kenikmatan seksual (datang) dari Tuhan."

Francis juga membahas mengenai film "Babette's Feast" 1987. Ia mengatakan film tersebut mewakili pandangannya tentang kedua kesenangan alami tersebut.

Film berlatar abad ke-19 ini berkisah tentang seorang chef pemenang lotre yang mengundang sekelompok umat Protestan ke jamuan makan mewah. Di mana salah satu adegan film menunjukkan chef yang mendapat penghargaan kecil, berupa pelukan atas hidangan nikmatnya.

"Kita dapat membayangkan adegan indah dalam film 'Babette's Feast,' ketika juru masak yang murah hati menerima pelukan dan pujian syukur: 'Ah, betapa kamu akan menyenangkan para malaikat!" ujar Paus Fransiskus.

Menambahkah, mengacu pada pernyataan mengenai kegiatan makan dan seks, komentator Katolik Peter Williams kepada Newsweek, juga memperjelas pandangan Paus Fransiskus dengan mengatakan "Fransiskus hanya mengulangi pesan Kristen abadi tentang kebajikan dan keburukan."

Hasil wawancara Fransiskus dengan Petrini ini kemudian diterbitkan dalam buku "Terra Futura: Conversations With Pope Francis on Integral Ecology." Buku tersebut baru saja dirilis beberapa minggu lalu. Buku itu membahas tema utama mengenai budaya, komunitas, dan lingkungan.

Sebagai info tambahan, Carlo Petrini adalah penulis kuliner sekaligus aktivis "slow food" atau gerakan "makan lambat" yang terbentuk pada 1980-an. Ia sangat menentang keberadaan "fast food" atau "makanan cepat saji." (*)


COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,26,EKBIS,397,FOKUS,172,GLOBAL,709,HIBURAN,4,IPTEK,300,KHAZANAH,122,KRIMINAL,137,LIFESTYLE,65,NASIONAL,469,OLAHRAGA,314,OPINI,98,OTOMOTIF,56,POLHUKAM,969,RAGAM,784,SELEBRITA,226,
ltr
item
Konfrontasi: Paus Fransiskus: Makanan dan Seks adalah Kenikmatan dari Ilahi
Paus Fransiskus: Makanan dan Seks adalah Kenikmatan dari Ilahi
https://lh3.googleusercontent.com/-quUmTb1k8LU/YC57fMJQMkI/AAAAAAADsSI/7eBh7zWN-5o8PDeRFQphsW7FP9UbpcVOQCLcBGAsYHQ/s1600/images-137.jpeg
https://lh3.googleusercontent.com/-quUmTb1k8LU/YC57fMJQMkI/AAAAAAADsSI/7eBh7zWN-5o8PDeRFQphsW7FP9UbpcVOQCLcBGAsYHQ/s72-c/images-137.jpeg
Konfrontasi
https://web.konfrontasi.com/2021/02/paus-fransiskus-makanan-dan-seks-adalah.html
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/2021/02/paus-fransiskus-makanan-dan-seks-adalah.html
true
3749342254488479250
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy