Produksi Arak Ilegal, Petani Diciduk Polisi


PATI-Seorang petani, Kuslik (46) warga Kabupaten Tuban, Jawa Timur diringkus polisi. Kuslik menjadi diciduk karena memproduksi minuman keras jenis arak secara ilegal.

Kapolres Pati AKBP Christian Tobing menyebut penetapan status tersangka ini bermula saat pihaknya mendapatkan laporan ada salah satu rumah yang dijadikan gudang produksi miras jenis arak. Rumah itu sendiri berada di Desa Tegalharjo Kecamatan Trangkil, Pati.

"Dengan adanya laporan informasi tersebut, anggota melakukan pengecekan dan memang banar bahwa di rumah tersebut digunakan untuk produksi minuman beralkohol jenis arak. Dan adapun orang yang memproduksi dan memperdagangkan minuman beralkohol jenis arak tersebut yaitu tersangka Kuslik dan salah seorang rekannya yang saat ini masih jadi DPO," terang Christian dalam konferensi pers di Mapolres Pati, Senin (6/12/2021).

Christian menyebut tersangka mengaku telah memproduksi sekitar 1.800 liter miras jenis arak. Dia menyebut miras itu diperjualbelikan ke sejumlah tempat, bahkan lintas kabupaten.

"Modusnya, memproduksi dan memperdagangkan minuman beralkohol jenis arak tanpa dilengkapi dengan label berbahasa Indonesia dan dalam memperdagangkan barang tersebut tidak memiliki perizinan berusaha di bidang perdagangan. Kadar alkoholnya berkisar 25 persen," ucap Christian.

Bisnis miras ini dijalankan Kuslik dengan salah seorang rekannya. Keduanya berbagi peran dalam hal produksi arak, hingga proses pengemasan dan penjualannya.

"Rekan dari tersangka Kuslik, saat ini masuk dalam daftar pencarian orang kami, dan akan terus dikejar," jelasnya.

Adapun usaha produksi miras jenis arak ilegal tersebut bermodal sekitar Rp 75 juta hasil patungan antara tersangka dengan DPO. Arak hasil produksinya, dijual mulai Rp 350 ribu sampai Rp 450 ribu per dus berisi 12 botol ukuran 1,5 liter.

"Tersangka dikenai pasal 46 angka 34 Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja jo pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP, dengan ancaman pidana pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak Rp 10 miliar," pungkas Christian. (mr/dtk)

COMMENTS

Nama

EKBIS,627,ENGLISH,76,FEED,52,FOKUS,267,GLOBAL,1236,HIBURAN,402,INTERNASIONAL,1,IPTEK,523,NASIONAL,2321,OLAHRAGA,394,OPINI,153,PROMOTE,1,RAGAM,1990,RELIGI,55,
ltr
item
WEB: Produksi Arak Ilegal, Petani Diciduk Polisi
Produksi Arak Ilegal, Petani Diciduk Polisi
https://lh3.googleusercontent.com/-NO6UaXtgpv4/Ya3rpmfrlEI/AAAAAAAAtGI/9KRaWAToibsfeS1s2L6ZrXV_yfn0wpt5QCNcBGAsYHQ/s1600/1638787996875164-0.png
https://lh3.googleusercontent.com/-NO6UaXtgpv4/Ya3rpmfrlEI/AAAAAAAAtGI/9KRaWAToibsfeS1s2L6ZrXV_yfn0wpt5QCNcBGAsYHQ/s72-c/1638787996875164-0.png
WEB
https://web.konfrontasi.com/2021/12/produksi-arak-ilegal-petani-diciduk.html
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/2021/12/produksi-arak-ilegal-petani-diciduk.html
true
3749342254488479250
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy