Sejarah Kewajiban Membayar Zakat

Baca juga:
KONFRONTASI-Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dan kaum Muslimin dari Makkah ke Madinah menandakan babak baru dalam perjalanan dakwah Islam. Rasulullah SAW kemudian mempersaudarakan antara kaum Muhajirin dan Anshar--umat Islam setempat.

Pada tahun pertama, beliau dan umumnya kaum Muhajirin masih menghadapi berbagai dinamika tentang keseharian di kota yang dahulu bernama Yastrib itu. Apalagi, tak semua Muslimin hidup dalam kondisi berkecukupan. Banyak orang Muhajirin yang meninggalkan harta benda mereka di Makkah demi dapat berhijrah.

Perlahan-lahan, kondisi kaum Muhajirin mulai membaik. Mereka dapat menjalankan rutinitas dengan normal, yakni mencari nafkah melalui bekerja atau berdagang. Secara umum, kondisi Muslimin terbilang mulai sejahtera.

Pada tahun kedua hijriah, turun wahyu yang mewajibkan zakat atas diri kaum Muslimin. Harta-benda yang dizakati meliputi beragam wujud. Di antaranya adalah hewan ternak, emas dan perak. Hasil pertanian juga menjadi harta yang dizakati. Misalnya, gandum, anggur kering (kismis), dan kurma.

Zakat pada prinsipnya mengajarkan semangat berbagi dan peduli. Dengan berzakat, maka timbul solidaritas antara kaum papa dan berpunya, yakni sebagai sama-sama umat Islam. Orang yang tadinya menerima zakat pun didorong untuk lebih berdaya sehingga kelak termasuk golongan yang wajib berzakat.

Kewajiban zakat tak hanya bagi Muslimin di Madinah, melainkan mana saja. Suatu waktu, Rasulullah SAW mengutus Mu'adz bin Jabal untuk berdakwah di Yaman. Beliau pun memberikan nasihat kepadanya. Di antaranya adalah ihwal kewajiban zakat. Pesan Nabi SAW: "Sampaikan bahwa Allah telah mewajibkan zakat kepada harta benda mereka, yang dipungut dari orang-orang kaya dan diberikan kepada orang-orang miskin di antara mereka."[mr/rol]

COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,26,EKBIS,381,FOKUS,172,GLOBAL,538,HIBURAN,4,IPTEK,292,KHAZANAH,120,KRIMINAL,137,LIFESTYLE,65,NASIONAL,430,OLAHRAGA,312,OPINI,85,OTOMOTIF,53,POLHUKAM,574,RAGAM,524,SELEBRITA,218,
ltr
item
Konfrontasi: Sejarah Kewajiban Membayar Zakat
Sejarah Kewajiban Membayar Zakat
https://4.bp.blogspot.com/-GaR0j0o_RKM/Xp0JKs1Sd_I/AAAAAAAAQX0/mkiOxcChCc8EpSC3Z17IlgpDOd-l-TibgCK4BGAYYCw/s640/Screenshot_042020_092959_AM.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-GaR0j0o_RKM/Xp0JKs1Sd_I/AAAAAAAAQX0/mkiOxcChCc8EpSC3Z17IlgpDOd-l-TibgCK4BGAYYCw/s72-c/Screenshot_042020_092959_AM.jpg
Konfrontasi
https://web.konfrontasi.com/2020/04/sejarah-kewajiban-membayar-zakat.html
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/2020/04/sejarah-kewajiban-membayar-zakat.html
true
3749342254488479250
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy