JK Ingatkan Pendemi Corona Berpotensi Tingkatkan Gangguan Keamanan

Baca juga:
JAKARTA -- Ketua Umum Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengingatkan dampak pandemi Covid-19 terhadap situasi keamanan di Tanah Air. JK menyebut, lesunya ekonomi yang disebabkan wabah virus Covid-19 baik di Indonesia dan juga global ini, akan meningkatkan jumlah pengangguran dan kemiskinan.

Hal ini, kata Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 itu, bisa berdampak pada meningkatnya angka kejahatan. Pernyataan itu disampaikannya saat bersilaturahmi dengan siswa Sespim Polri angkatan 60 Tahun 2020, di Markas Pusat PMI, Senin (20/4).

" Virus Covid ini sangat cepat penularan nya. Akibatnya orang tinggal di rumah, semua tutup dan ekonomi tidak jalan. Orang jadi menganggur kalau banyak yang menganggur, kemiskinan akan merajalela, maka bisa terjadi gangguan keamanan berupa pencurian, perampokan, dan penjarahan" ujar JK dalam siaran pers yang diterima, Senin (20/4).

Karena itu, JK mengingatkan, pentingnya segera menangani wabah virus Covid-19. Sebab, jika tidak segera diselesaikan, maka krisis kesehatan dan ekonomi ini akan menjadi krisis keamanan. 

"Sangat penting waktu dua bulan ini untuk menyelesaikan masalah wabah ini, dan dapat dipastikan akan masuk masalah sosial ekonomi pengangguran dan kemiskinan, dan kalau ini timbul maka akan timbul gangguan keamanan," ujar JK.

JK juga meminta agar pihak keamanan dapat ditangani secara tegas dalam menangani para pelaku kejahatan, namun tanpa kekerasan. Ia mengingatkan, para pelaku itu kemungkinan adalah orang kelaparan.

"Anda harus tegas dalam menghadapi mereka tapi jangan dengan kekerasan, Inilah tugas kita bersama hadapi dengan sebaik baiknya, dengan ketegasan tidak dengan kekerasan karena orang lapar. Kalau politik bisa kita kerasi karena ada anarki kalau ini tidak, hanya orang ingin makan". kata JK.

Namun demikian, JK tetap berharap, gangguan keamanan karena Covid-19 tidak terjadi. Karena itu, sebagai antisipasi, penyebaran virus segera diatasi agar tidak mengakibatkan berhentinya ekonomi yang semakin parah.  

"Kalau kita ingin terhindar dari ancaman gangguan keamanan ini, maka kita selesaikan dulu sebabnya yaitu virus ini. Sekarang kita cenderung menyelesaikan akibatnya seperti bagi bagi sembako, meskipun itu perlu tapi harus sebabnya dulu diselesaikan," ungkap Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia tersebut.(mr/rol)

COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,26,EKBIS,381,FOKUS,172,GLOBAL,541,HIBURAN,4,IPTEK,292,KHAZANAH,120,KRIMINAL,137,LIFESTYLE,65,NASIONAL,433,OLAHRAGA,312,OPINI,89,OTOMOTIF,54,POLHUKAM,584,RAGAM,526,SELEBRITA,218,
ltr
item
Konfrontasi: JK Ingatkan Pendemi Corona Berpotensi Tingkatkan Gangguan Keamanan
JK Ingatkan Pendemi Corona Berpotensi Tingkatkan Gangguan Keamanan
https://lh3.googleusercontent.com/-Mvc9jbFpiOc/Xp49QLaN_7I/AAAAAAAAQgw/j7IX6nT-cdgsvFqztXm3VXPZhvi639djQCLcBGAsYHQ/s1600/IMG_ORG_1587428659284.jpeg
https://lh3.googleusercontent.com/-Mvc9jbFpiOc/Xp49QLaN_7I/AAAAAAAAQgw/j7IX6nT-cdgsvFqztXm3VXPZhvi639djQCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_ORG_1587428659284.jpeg
Konfrontasi
https://web.konfrontasi.com/2020/04/jk-ingatkan-pendemi-corona-berpotensi.html
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/2020/04/jk-ingatkan-pendemi-corona-berpotensi.html
true
3749342254488479250
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy