Tiga Orang Diciduk Polisi, Diduga Jadi Provokator Penolakan Jenazah Pasien Corona

Baca juga:
SEMARANG-Peristiwa penolakan pemakaman jenazah korban Covid-19 akhirnya masuk ke ranah hukum.

Polda Jawa Tengah saat ini memproses hukum tiga provokator penolakan pemakaman jenazah yang terjadi di Ungaran, Kabupaten Semarang.

"Sudah kami amankan tiga orang yang diduga memprovokasi warga untuk menolak pemakaman jenazah tersebut," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Budi Haryanto di Semarang, Sabtu (11/4), melansir Antara.

Tiga orang tersebut kini masih diperiksa di Mapolda Jateng.

Aparat memahami kekhawatiran masyarakat terkait penyebaran dan penularan virus corona. Padahal, sosialisasi mengenai penanganan pemakaman jenazah korban virus corona sudah disosialisasikan. Budi menegaskan pemerintah tidak ceroboh dalam pemakaman pasien positif virus corona.

"Kami pasti mengawal dan pemerintah tidak mungkin ceroboh, tidak mungkin tidak perhatikan keselamatan warga. Setiap pemakaman jenazah terinveksi corona sudah dapatkan SOP," jelasnya.

Tiga orang yang diamankan itu adalah tokoh masyarakat di desa mereka. Mereka terlibat dalam upaya blokade untuk menolak pemakaman jenazah perawat yang rencananya akan dimakamkan di sebelah makam ayahnya.

Ketiga sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah THP (31) BSS (54) dan S (60) masing-masing warga Sewakul, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Sebelumnya, viral penolakan jenazah perawat korban virus corona. Warga yang dipelopori Ketua RT menolak adanya pemakaman korban Covid-19 di wilayah itu. Setelah ditolak warga, jenazah perawat itu akhirnya dibawa lagi ke Kota Semarang dan diputuskan untuk dimakamkan di kompleks Pemakaman dr Kariadi yang berada di kawasan TPU Bergota.

Ketua RT yang menjadi pelopor penolakan itu, akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah videonya viral. Permintaan maaf disampaikan Purbo di samping Ketua DPW PPNI Jawa Tengah, Edy Wuryanto, di kantor PPNI Jateng.

Purbo menyampaikan, ia menyesal, karena sikapnya dilatarbelakangi desakan masyarakat. Ia mengaku hanya menampung aspirasi warga.(mr/rm/tar)

COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,26,EKBIS,377,FOKUS,172,GLOBAL,531,HIBURAN,4,IPTEK,290,KHAZANAH,120,KRIMINAL,137,LIFESTYLE,65,NASIONAL,420,OLAHRAGA,312,OPINI,83,OTOMOTIF,53,POLHUKAM,528,RAGAM,510,SELEBRITA,217,
ltr
item
Konfrontasi: Tiga Orang Diciduk Polisi, Diduga Jadi Provokator Penolakan Jenazah Pasien Corona
Tiga Orang Diciduk Polisi, Diduga Jadi Provokator Penolakan Jenazah Pasien Corona
https://lh3.googleusercontent.com/-0WxcIZxGxso/XpHjJjdNYhI/AAAAAAAAPLo/bI9t3QQPDPMTn9FpYsyaqrSHTCu8uKyiACLcBGAsYHQ/s1600/1586619169955337-0.png
https://lh3.googleusercontent.com/-0WxcIZxGxso/XpHjJjdNYhI/AAAAAAAAPLo/bI9t3QQPDPMTn9FpYsyaqrSHTCu8uKyiACLcBGAsYHQ/s72-c/1586619169955337-0.png
Konfrontasi
https://web.konfrontasi.com/2020/04/tiga-orang-diciduk-polisi-diduga-jadi.html
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/2020/04/tiga-orang-diciduk-polisi-diduga-jadi.html
true
3749342254488479250
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy