Bos Pelayaran Dihabisi, Otak Pembunuhan Ternyata Karyawatinya Sendiri

Baca juga:


JAKARTA-Pembunuhan bos pelayaran PT Dwiputra Tirta Jaya berinisial S, 51, diotaki oleh pegawainya sendiri berinisial NL. Dalam beraksi NL tidak hanya seorang diri, namun meminta bantuan orang terdekatnya hingga menyewa pembunuh bayaran.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, NL 2 kali meminta tolong kepada tersangka R alias M yang juga sebagai suami sirinya untuk membunuh korban. Pertama pada 20 Maret 2020 tapi tidak dihiraukan. Kemudian meminta bantuan lagi pada 4 Agustus 2020 dengan alasan pelaku mendapat ancaman dari korban.

"Tersangka NL juga sudah menyiapkan dana Rp 200 juta untuk mencari 4 pembunuh bayaran," kata Nana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (24/8).

R pun setuju untuk membantu pelaku membunuh bosnya. Uang Rp 100 juta kemudian ditransfer dari rekening pribadi NL ke R sebagai DP pada 4 Agustus 2020. Sedangkan Rp 100 juta lainnya diberikan secara tunai dua hari berselang.

R kemudian menghubungi beberapa orang untuk ikut dalam rencana pembunuhan ini. Perencanaan pembunuhan digelar mereka disebuah rumah di kawasan Tangerang, Banten. Selanjutnya para pelaku diinapkan NL disebuah hotel di kawasan Cibubur, Jakarta Timur.

Mulanya pembunuhan akan dilakukan dengan cara eksekutor berpura-pura sebagai petugas pajak, dan mengajak korban bertemu pada 9 Agustus 2020. Rencananya korban akan dieksekusi di dalam mobil saat mau dibawa pergi. Namun, saat itu pelaku menolak diajak pergi oleh pelaku.

Akhirnya para pelaku yang dikomandoi oleh NL ini memutuskan membunuh dengan senjata api. Mereka menunjuk DM sebagai eksekutor. Tapi DM diketahui seorang amatiran dalam hal menembak. Sehingga harus diajarkan dulu menembak oleh tersangka R.

"DM ini mereka diajari dulu menembak. Dia ini belum pernah menembak sebelumnya, jadi diajarkan dulu teknisnya. Makanya dia nembak dari jarak dekat, 3 kena (target) 2 meleset," jelas Nana.

Sebelumnya, warga Kelapa Gading, Jakarta Utara digegerkan dengan penemuan jasad di Ruko Royal Gading Square pada Kamis (13/8) siang. Saat ditemukan, kondisi korban cukup memprihatinkan. Karena terdapat cukup banyak luka di bagian tubuhnya.(mr/rm)


COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,26,EKBIS,380,FOKUS,172,GLOBAL,533,HIBURAN,4,IPTEK,292,KHAZANAH,120,KRIMINAL,137,LIFESTYLE,65,NASIONAL,424,OLAHRAGA,312,OPINI,83,OTOMOTIF,53,POLHUKAM,551,RAGAM,521,SELEBRITA,218,
ltr
item
Konfrontasi: Bos Pelayaran Dihabisi, Otak Pembunuhan Ternyata Karyawatinya Sendiri
Bos Pelayaran Dihabisi, Otak Pembunuhan Ternyata Karyawatinya Sendiri
https://lh3.googleusercontent.com/-jsHl_5qxkj4/X0RXjqMUUXI/AAAAAAAAUjQ/A9bHLaoTulssfTUWdRvd2-0m14FD6IqFACLcBGAsYHQ/s1600/IMG_ORG_1598314375420.jpeg
https://lh3.googleusercontent.com/-jsHl_5qxkj4/X0RXjqMUUXI/AAAAAAAAUjQ/A9bHLaoTulssfTUWdRvd2-0m14FD6IqFACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_ORG_1598314375420.jpeg
Konfrontasi
https://web.konfrontasi.com/2020/08/bos-pelayaran-dihabisi-otak-pembunuhan.html
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/2020/08/bos-pelayaran-dihabisi-otak-pembunuhan.html
true
3749342254488479250
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy