JAKARTA-Sosok Ibnu Nafis dikenal sebagai Bapak Peredaran Darah. Ia mendapat julukan tersebut karena menjadi orang pertama yang secara akurat mendeskripsikan peredaran darah dalam tubuh manusia.
Ibnu Nafis juga orang pertama yang mendokumentasikan sirkuit paru-paru. Kemudian dia adalah orang yang pertama mengemukakan teori pembuluh darah kapiler. Demikian dikutip dari YouTube Kanal Pengetahuan Islam, Rabu (10/11/2021).
Teori peredaran darah membutuhkan waktu lebih dari 2.000 tahun lamanya untuk menemukan teori yang valid mengenai peredaran darah manusia.
Teori sebelumnya yang dikemukakan Galen dan dipercaya oleh bangsa Eropa ternyata dinyatakan tidak sesuai dan asumsi yang salah sehingga pada abad ke-16 bangsa Eropa kembali memperbaharui teori peredaran darah tersebut. Namun pada abad ke-13, teori peredaran darah telah ditemukan oleh Ibnu Nafis.
Ibnu Nafis lahir pada tahun 1213 Masehi di Damaskus. Ia mengenyam pendidikan dokter di Bimaristan Al Nuri. Pada tahun 1236M, dia pindah ke Mesir lalu bekerja di Rumah Sakit Al Nasri. Di sana, Ibnu Nafis diangkat menjadi kepala direktur rumah sakit dan menjadi dokter pribadi sultan.
Ibnu Al Nafis sempat menerbitkan buku terkenal yang berjudul 'Commentary on the Anatomy of Canon of Avicenna' yang tersimpan di Perpustakaan Nasional Prussia, Berlin, Jerman, yang ditemukan pada abad ke-20.
Buku tersebut mematahkan klaim bangsa Barat yang menetapkan William Harvey sebagai pencetus teori paru-paru.
Di dalam buku tersebut, Ibnu Nafis menjelaskan bagaimana sistem peredaran darah manusia yang berada di jantung dan paru-paru sekaligus membantah teori dan asumsi Galen yang dipercaya sebagai kebenaran absolut. Teori Ibnu Nafis baru diketahui dunia Barat sekira hampir 1 abad yang lalu. Padahal, teori tersebut telah ditemukan pada abad ke-13.(mr/okz)


COMMENTS