Skandal Bisnis tes PCR: Masyarakat Memantau dan Soroti Langkah Lanjut KPK soal Luhut dan Erick






KONFRONTASI- Masyarakat  warga (civil society) dan media menanti langkah KPK lebih lanjut setelah Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir dilaporkan ke KPK oleh mahasiswa dan masyarakat sipil. Laporan itu  terkait dugaan  keterlibatan LBP dan Erick  dalam bisnis tes PCR.  Apapun argumen Erick dan LBP untuk berdalih dan membenarkan diri, tidak akan diterima masyarakat yang sudah kecewa, terluka dan  tidak percaya lagi.  Demikian pandangan Ilham Yudha dan Darmawan Sinayangsah, keduanya  aktivis Prodemokrasi (Prodem) dan LSM.
Mereka juga menyimak tanggapan Ketua KPK Firli Bahuri. 
"KPK sangat mendengar suara rakyat, KPK sungguh-sungguh memperhatikan apa keinginan rakyat, keinginan rakyat, satu, bahwa negara Indonesia bebas dari praktik-praktik korupsi," kata Firli usai acara di Gedung Gradika Bakti Praja, kompleks kantor Gubernur Jateng, Semarang, Kamis (11/11/2021).
Ia menjelaskan, jika memang laporan terhadap Luhut dan Erick itu terbukti, maka akan ada tindakan. Saat ini yang akan dilakukan KPK adalah mengumpulkan keterangan dan bukti.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir resmi dilaporkan ke KPK. Pelaporan itu terkait dugaan keterlibatan dua menteri itu dalam bisnis tes PCR.Sebelumnya, pekan lalu Elemen mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menggelar demonstrasi menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki dugaan bisnis dalam pengadaan tes PCR oleh Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, aksi diikuti oleh para  mahasiswa di depan Gedung Merah Putih KPK, Selasa (9/11) sekitar pukul 15.00 WIB.

"Kami meminta KPK agar segera memeriksa Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan beserta Menteri BUMN Erick Thohir atas kasus dugaan keterlibatan dalam bisnis PCR," ucap Koordinator Aksi Lapangan, Syamsuddin Saman.
Politisi Partai Gelora, Fahri Hamzah blak-blakan menyindir pejabat pemerintah yang terang-terangan berbisnis. Pernyataan itu dilontarkan setelah ramai diperbincangkan Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN, Erick Thohir.

"Mau untung atau mau rugi itu soal lain. Pejabat jangan berdagang di ruang kebijakannya. Itu intinya. #PahamGakLu ?," tulis Fahri Hamzah di akun Twitter @fahrihamzah yang dikutip Isu Bogor, Sabtu 6 November 2021.




COMMENTS

Nama

EKBIS,627,ENGLISH,76,FEED,52,FOKUS,267,GLOBAL,1236,HIBURAN,402,INTERNASIONAL,1,IPTEK,523,NASIONAL,2321,OLAHRAGA,394,OPINI,153,PROMOTE,1,RAGAM,1990,RELIGI,55,
ltr
item
WEB: Skandal Bisnis tes PCR: Masyarakat Memantau dan Soroti Langkah Lanjut KPK soal Luhut dan Erick
Skandal Bisnis tes PCR: Masyarakat Memantau dan Soroti Langkah Lanjut KPK soal Luhut dan Erick
https://lh3.googleusercontent.com/-H1eZ37i9bg4/YY-Ofzk0ANI/AAAAAAAAAIw/prJv4gMJDQAT1WGYw9reFLFzKXfRf_fFgCLcBGAsYHQ/image.png
https://lh3.googleusercontent.com/-H1eZ37i9bg4/YY-Ofzk0ANI/AAAAAAAAAIw/prJv4gMJDQAT1WGYw9reFLFzKXfRf_fFgCLcBGAsYHQ/s72-c/image.png
WEB
https://web.konfrontasi.com/2021/11/skandal-bisnis-tes-pcr-masyarakat.html
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/2021/11/skandal-bisnis-tes-pcr-masyarakat.html
true
3749342254488479250
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy