Kominfo Temukan 475 Isu Hoaks Corona Tersebar di Berbagai Platform Digital

Baca juga:


JAKARTA -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengungkap, masih adanya disinformasi atau beredarnya kabar bohong (hoaks) yang tersebar di platform digital. Tercatat 474 isu hoaks tersebar di platform digital seperti facebook (Fb), twitter, instagram, hingga youtube.

"Cyber ground Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menemukan disinformasi di masyarakat. Hingga pagi ini ada 474 isu hoaks secara kumulatif yabg tersebar di lebih dari 1.000 platform digital," ujarnya saat video conference bertema Gotong Royong Lawan Hoaks di Tengah Pandemi Covid-19, di akun youtube saluran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (8/4).

Dia mengatakan, instansi yang dibawahinya ini telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan platform digital itu seperti facebook (Fb), twitter, instagram, hingga youtube. Hingga kini pihaknya mencatat dari 1.125 sebaran hoaks, yang telah disampaikan diantaranya ke Facebook sebanyak 785, Instagram (IG) 10, twitter 324, dan youtube enam. Sejauh ini, ia melanjutkan pihak plaform yang telah menindaklanjuti aduan itu yaitu youtube sebanyak 303, IG tuga sebaran hoaks, dan 53 Fb. Hingga saat ini, dia mengakui, sisanya atau 766 sebaran hoaks masih ada di platform digital itu.

"Karena itu kami sudah berkomunikasi dengan perusahaan platform digital ini di Amerika Serikat dan perwakilan di Indonesia untuk melaksanakan take down atau blokir disinformasi," katanya.

Dia menegaskan, disinformasi tidak boleh ada di semua kategori, karena semua bentuknya adalah pelanggaran hukum. Baik hukum pidana atau undang-undang (UU) ITE yang berlaku di Indonesia.

"Sesuai dengan pasal 27 dan 28 di UU ITE bahwa ada sanksi pidana dan denda, baik yang memproduksi hoaks dan mengedarkannya. Jadi jangan membuat dan mengedarkannya karena akan berdampak secara hukum," ujarnya.

Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan pihak kepolisian di Tanah Air dan meminta untuk tegas menegakkan hukum pelanggaran itu. Berdasarkan laporan pihak kepolisian kepada dirinya, hingga saat ini kepolisian telah memproses 77 kasus.

Bahkan, pihaknya mengapresiasi 12 tersangka sudah ditahan dan 65 masih proses pendalaman. "Jadi di momentum saat ini mari gunakan fasilitas di ruang digital kita secara cerdas," katanya.(mr/rol)

COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,26,EKBIS,397,FOKUS,172,GLOBAL,597,HIBURAN,4,IPTEK,300,KHAZANAH,122,KRIMINAL,137,LIFESTYLE,65,NASIONAL,469,OLAHRAGA,314,OPINI,98,OTOMOTIF,56,POLHUKAM,871,RAGAM,643,SELEBRITA,226,
ltr
item
Konfrontasi: Kominfo Temukan 475 Isu Hoaks Corona Tersebar di Berbagai Platform Digital
Kominfo Temukan 475 Isu Hoaks Corona Tersebar di Berbagai Platform Digital
https://lh3.googleusercontent.com/-eoyNajltURg/Xo5almhBJ4I/AAAAAAAAOqQ/q_cC-8YouPQWLlEcY48WOyJpBwg7jQsPgCLcBGAsYHQ/s1600/IMG_ORG_1586387586438.jpeg
https://lh3.googleusercontent.com/-eoyNajltURg/Xo5almhBJ4I/AAAAAAAAOqQ/q_cC-8YouPQWLlEcY48WOyJpBwg7jQsPgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_ORG_1586387586438.jpeg
Konfrontasi
https://web.konfrontasi.com/2020/04/kominfo-temukan-475-isu-hoaks-corona.html
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/2020/04/kominfo-temukan-475-isu-hoaks-corona.html
true
3749342254488479250
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy