Junta Myanmar Dituduh Lancarkan Serangan Udara Pada Warga Sipil



YANGON - Konflik di Myanmar masih jauh dari kata usai. Junta militer dilaporkan masih menggunakan kekuatan mereka untuk menekan warga sipil. Terbaru, media lokal Myanmar melaporkan warga sipil terpaksa berlindung di hutan dan tempat-tempat lain, setelah serangan udara melanda lebih dari selusin desa di Depayin, wilayah Sagaing.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Rabu (1/12/2021), ribuan warga sipil telah meninggalkan rumah mereka karena serangan helikopter tempur di wilayah Sagaing Myanmar. Wilayah ini merupakan pusat perlawanan terhadap aturan militer negara itu.

Serangan yang dilaporkan terjadi selama akhir pekan lalu itu menargetkan 15 desa di kotapraja Depayin, daerah yang sama di mana sekitar 70 pendukung partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi dibunuh oleh geng yang didukung militer pada tahun 2003 selama kunjungan pemenang Nobel Perdamaian.

Sagaing, salah satu daerah pertama yang mengangkat senjata melawan pemerintah militer, telah menjadi tempat yang sering terjadi bentrokan, pembantaian yang dipimpin militer, dan pembunuhan pejabat lokal yang ditunjuk militer.

Setidaknya tujuh warga sipil tewas dalam serangan udara terbaru pada hari Sabtu, menurut Myanmar Now, yang mengutip tiga sumber lokal dan juga melaporkan bahwa ribuan warga sipil telah mengungsi dari daerah itu.

Warga Depayin dilaporkan terpaksa berlindung di hutan dan desa-desa lain. Sebuah laporan oleh outlet berita lokal Irrawaddy mengutip "kelompok perlawanan" yang mengatakan bahwa jumlah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka mencapai 30.000 orang. Tidak mungkin untuk memverifikasi angka secara independen.

"Serangan junta di Depayin mungkin merupakan kejahatan perang dan konsisten dengan serangan terhadap penduduk sipil yang kita lihat di seluruh negeri," kata Patrick Phongsathorn, seorang advokat hak asasi manusia untuk Fortify Rights, yang menyerukan embargo senjata internasional.

"Fakta bahwa Tatmadaw [militer Myanmar] menggunakan helikopter, jet tempur, dan senjata berat melawan warga sipil Bamar menunjukkan betapa luasnya perlawanan terhadap kudeta dan jarak yang tidak pandang bulu dan ilegal yang akan dilakukan junta untuk tetap tinggal. berkuasa," lanjut Phongsathorn.

Serangan udara dilanjutkan tahun ini untuk pertama kalinya dalam 25 tahun di negara bagian Kayin, di tengah meningkatnya ketegangan antara militer dan Tentara Pembebasan Nasional Karen, yang menentang pengambilalihan militer.(mr/snd)

COMMENTS

Nama

EKBIS,627,ENGLISH,76,FEED,52,FOKUS,267,GLOBAL,1236,HIBURAN,402,INTERNASIONAL,1,IPTEK,523,NASIONAL,2321,OLAHRAGA,394,OPINI,153,PROMOTE,1,RAGAM,1990,RELIGI,55,
ltr
item
WEB: Junta Myanmar Dituduh Lancarkan Serangan Udara Pada Warga Sipil
Junta Myanmar Dituduh Lancarkan Serangan Udara Pada Warga Sipil
https://lh3.googleusercontent.com/-6iNczmLbSTY/YagYLaTDFAI/AAAAAAAAOy0/usU0P59vBToR-ZkHJ9BP7sHMhq-jwYcJQCLcBGAsYHQ/s1600/IMG_ORG_1638406162884.jpeg
https://lh3.googleusercontent.com/-6iNczmLbSTY/YagYLaTDFAI/AAAAAAAAOy0/usU0P59vBToR-ZkHJ9BP7sHMhq-jwYcJQCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_ORG_1638406162884.jpeg
WEB
https://web.konfrontasi.com/2021/12/junta-myanmar-dituduh-lancarkan.html
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/2021/12/junta-myanmar-dituduh-lancarkan.html
true
3749342254488479250
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy