Tiang Pancang Kereta Cepat Salah Koordinat, Luhut Harus Ikut Tanggung Jawab


KONFRONTASI-Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk sebagai ketua proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Hal ini dipertanyakan oleh masyarakat, lantaran Luhut sebagai ketua proyek KCJB belum angkat bicara terkait kejadian perobohan tiang pancang (pier) di DK46, Teluk Jambe, Kabupaten Karawang.

Menanggapi hal tersebut, pengamat ekonomi Didik J Rachbini memandang Luhut memiliki peranan penting dalam kebijakan negara. Namun dia meyakini Luhut akan mencarikan solusi untuk permasalahan tersebut.

"Pak Luhut kan perdana menteri, nanti ditanyakan, nyari solusi kayak apa," kata Didik diwartakan RMOL.id, Kamis (9/12).

Namun, ekonom senior Indef ini tak begitu yakin Luhut akan melakukan audit maupun investigasi atas robohnya pancang rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung tersebut.

"Tapi paling tidak itu kritik dari publik, dan anggota DPR juga sudah mulai diskusi ya. Tapi tetap saya tidak yakin itu diaudit dan investigasi, karena pasti tantangannya suara. Suara mayoritas nanti," katanya.

Didik juga mengaku masih ragu parlemen bisa menyelesaikan masalah robohnya tiang pancang KCJB di Karawang. Karena, mayoritas merupakan koalisi pemerintah.

"Sementara temen-temen yang di luar koalisi itu tidak banyak. Jadi walaupun itu semangat teman-teman di parlemen, saya belum yakin akan bisa. Padahal sebenarnya di parlemen itu walaupun dia koalisi tidak harus menyembunyikan masalah-masalah, justru masalah harus diselesaikan," kata Didik.

"Tugasnya kan begitu," imbuhnya menegaskan.

Terkait posisi Luhut yang selalu aman di pemerintahan, Didik menyatakan Luhut merupakan orang kepercayaan Jokowi dan tidak akan dianggap salah meskipun banyak kritik.

"Mengenai peran Pak Luhut, Pak Luhut berperan di mana saja, Pak Luhut itu kepercayaan Pak Jokowi meskipun kritikan ke dia banyak. Dia akan tetap diminta untuk menyelesaikan masalah kalau ada masalah. Tapi kan kita tau masalahnya sangat banyak, tidak hanya soal tiang pancang yang roboh itu," tukasnya.

"Tapi persoalan dari cost yang bertambah, kemudian persoalan break event-nya bisa di atas 100 tahun, masukan-masukan itu kan dari teman-teman yang ngerti ekonomi. Jadi ya nanti soal Pak Luhut saya enggak tau ya, mungkin dia nanti yang akan selesaikan nanti. Kita lihat saja." tutupnya.(mr/rm)

COMMENTS

Nama

EKBIS,627,ENGLISH,76,FEED,52,FOKUS,267,GLOBAL,1236,HIBURAN,402,INTERNASIONAL,1,IPTEK,523,NASIONAL,2321,OLAHRAGA,394,OPINI,153,PROMOTE,1,RAGAM,1990,RELIGI,55,
ltr
item
WEB: Tiang Pancang Kereta Cepat Salah Koordinat, Luhut Harus Ikut Tanggung Jawab
Tiang Pancang Kereta Cepat Salah Koordinat, Luhut Harus Ikut Tanggung Jawab
https://lh3.googleusercontent.com/-ubPMnYo8SAc/YbIhh5-DCBI/AAAAAAAAtYM/WRMKf3EqXsQEe-3mx-mm30VtQgfjJLmLACNcBGAsYHQ/s1600/1639063940988646-0.png
https://lh3.googleusercontent.com/-ubPMnYo8SAc/YbIhh5-DCBI/AAAAAAAAtYM/WRMKf3EqXsQEe-3mx-mm30VtQgfjJLmLACNcBGAsYHQ/s72-c/1639063940988646-0.png
WEB
https://web.konfrontasi.com/2021/12/tiang-pancang-kereta-cepat-salah.html
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/2021/12/tiang-pancang-kereta-cepat-salah.html
true
3749342254488479250
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy