Meneladani Ketawadhuan Rasulullah SAW

Baca juga:

KONFRONTASI-Tawadhu adalah lawan dari kesombongan. Di antara makna tawadhu adalah bersedia menjalani interaksi dengan semua manusia.

Rasulullah Muhammad SAW merupakan contoh paripurna dalam sifat tawadhu. Beliau memiliki derajat yang tinggi di sisi Allah SWT. Di alam semesta ini, beliau juga dimuliakan. Akan tetapi, beliau menjauhi sifat sombong. Beliau memilih sikap tawadhu di tengah manusia.

Dengan tawadhu, Nabi SAW kian bertambah kewibawaannya. Orang-orang musyrik justru menjadi gentar dan segan. Sementara, kaum Mukminin kian mencintai beliau dengan sepenuh hati.

Ada banyak kisah tentang ketawadhuan Nabi SAW.

Cerita ini diriwayatkan dari Abu Hurairah. Dia mengatakan, suatu hari, dirinya menemani Rasulullah SAW berbelanja di pasar. Beliau membeli sepasang celana dari seorang pedagang.

"Timbanglah ini dan tambahlah sedikit," kata Rasul SAW kepada si penjual.

Seketika, si penjual meraih tangan Nabi SAW yang mendekatinya. Lantas, tangan mulia itu diciumnya. Namun, Rasulullah SAW kembali menarik tangannya seraya berkata, "Ini adalah sikap seorang ajam kepada raja-raja mereka. Aku bukanlah raja. Sungguh, aku berasal dari kalanganmu."

Sesudah transaksi, Abu Hurairah ingin membawakan barang belanjaan Nabi SAW. Namun, beliau menolaknya. "Orang yang mempunyai barang itu lebih pantas membawanya," ujar beliau.

Ketawadhuan Rasulullah SAW juga tampak dalam perannya sebagai kepala rumah tangga. Aisyah RA menuturkan, Rasulullah SAW tak segan-segan membantu pekerjaan rumah tangga. Beliau memperbaiki sendiri sandalnya yang tanggal. Beliau juga menjahit sendiri bajunya.

Sebagai pemimpin, Rasulullah SAW mencontohkan sikap tawadhu. Suatu ketika, para utusan Raja Najasyi akhirnya tiba di Madinah. Mereka membawakan berbagai hadiah dan pesan persahabatan dari sang penguasa negeri Habasyah itu.

Rasulullah SAW menyambut dan bahkan melayani mereka. Sampai-sampai, para sahabat berkata, "Wahai Rasulullah, cukup kami saja yang melayani para delegasi itu."

"Tidak," jawab Nabi SAW, "Sungguh, mereka telah menghormati para sahabatku di sana dan aku dengan senang hati membalas kebaikan mereka."(mr/rol)

COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,26,EKBIS,381,FOKUS,172,GLOBAL,541,HIBURAN,4,IPTEK,292,KHAZANAH,120,KRIMINAL,137,LIFESTYLE,65,NASIONAL,433,OLAHRAGA,312,OPINI,89,OTOMOTIF,54,POLHUKAM,584,RAGAM,526,SELEBRITA,218,
ltr
item
Konfrontasi: Meneladani Ketawadhuan Rasulullah SAW
Meneladani Ketawadhuan Rasulullah SAW
https://lh3.googleusercontent.com/-DHcm3LDez94/XptCKyjr9GI/AAAAAAAAQEw/0OeYDp7xa3wQnFzonPnoW5y_-jgWcvcGgCLcBGAsYHQ/s1600/IMG_ORG_1587233308375.jpeg
https://lh3.googleusercontent.com/-DHcm3LDez94/XptCKyjr9GI/AAAAAAAAQEw/0OeYDp7xa3wQnFzonPnoW5y_-jgWcvcGgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_ORG_1587233308375.jpeg
Konfrontasi
https://web.konfrontasi.com/2020/04/meneladani-ketawadhuan-rasulullah-saw.html
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/2020/04/meneladani-ketawadhuan-rasulullah-saw.html
true
3749342254488479250
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy