Cerita Dokter yang Bertugas Tangani PDP Corona

Baca juga:
JAKARTA -- Sejak wabah virus corona jenis baru (Covid-19) melanda dunia, termasuk Indonesia, para tenaga medis pun menjadi garda terdepan untuk terus menjaga situasi. Tak terkecuali bagi mereka yang bertugas di rumah sakit non-rujukan. Bagi mereka, pergi bekerja bagaikan pergi ke medan perang.

Ismiana Fatimah (25 tahun), seorang dokter di sebuah rumah sakit swasta di Bekasi berbagi cerita tentang bagaimana kondisi yang harus dihadapinya saat bekerja di tengah wabah virus berbahaya. Meski tidak bertugas di rumah sakit rujukan Covid-19, ia mengatakan tetap menangani pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pengawasan (ODP) yang datang untuk berobat.

"Alhamdulillah di rumah sakit tempat saya bekerja, APD (alat pelindung diri) masih ada dan kami pakai APD lengkap," ujar Ismiana dilansir Republika.co.id, Kamis (16/4).

Ismiana mengungkapkan saat memeriksa ODP maupun PDP, tim medis di rumah sakitnya menggunakan APD lengkap. Meski demikian, hal itu sebenarnya tidak menghilangkan kekhawatiran dirinya saat bekerja.

"Deg-degan juga, tapi bismillah saja. Biasanya kalau ketemu PDP saya mandi dulu di rumah sakit, baru pulang ke rumah, terus mandi lagi," kata Ismiana.

Ismiana juga menuturkan kekhawatiran dirinya terhadap orang-orang terdekatnya. Ia yang saat ini tinggal bersama suami dan kedua orang tuanya mengatakan harus melakukan tindakan pencegahan agar tidak membawa risiko menularkan virus dan penyakit apa pun saat tiba di rumah.

Karena itu, setiap sebelum masuk ke rumah, Ismiana terlebih dahulu menyemprotkan disinfektan ke sekujur tubuh dan barang-barang yang dibawa seperti tas. Ia juga langsung merendam baju yang dikenakan selama bekerja di rumah sakit dengan deterjen saat tiba di rumah.

"Di rumah, saya juga selalu pakai masker, terus alat makan dan cuci baju terpisah dengan orang tua, karena mereka sudah berusia lanjut," kata Ismiana.

Dokter yang baru dua pekan menikah ini mengatakan semua langkah yang dilakukan bertujuan melindungi seluruh anggota keluarganya semaksimal mungkin. Terlebih, kedua orang tuanya telah berusia 60-an dan memiliki penyakit diabetes melitus dan hipertensi (tekanan darah tinggi).

Penyakit tersebut membuat keduanya termasuk orang paling berisiko terinfeksi virus corona jenis baru. Karena itu, suaminya pun turut menjaga jarak fisik dengan orang tuanya.

"Papa saya malah ada penyakit jantung, jadi takut banget. Mereka yang di rumah juga sekarang sering pakai masker dan kami semua minum vitamin," ujar Ismiana.

Virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) yang menyebabkan infeksi penyakit Covid-19 pertama kali ditemukan di Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei, China pada Desember 2019. Sejak saat itu, virus terus menyebar secara global dan tercatat 260 ribu orang dilaporkan terinfeksi, serta ada lebih dari 11 ribu kematian hingga Sabtu (21/3). Angka ini jauh lebih besar dibandingkan wabah SARS pada 2002-2003 yang disebabkan oleh virus serupa secara genetis.

Bagi kebanyakan orang, Covid-19 hanya menimbulkan gejala ringan atau sedang, seperti demam dan batuk. Tetapi, sebagian  lainnya, terutama orang dewasa yang lebih tua dan orang-orang dengan masalah kesehatan yang telah ada sebelumnya, infeksi virus dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah, termasuk pneumonia, bahkan kematian.

Di Indonesia, tercatat ada 5.516 kasus Covid-19 hingga Kamis (16/4). Dari jumlah tersebut, 496 orang meninggal dunia, sementara 548 dinyatakan sembuh.(mr/rol)

COMMENTS

Loading...

Share

Loading...
Nama

BUMN,26,EKBIS,381,FOKUS,172,GLOBAL,538,HIBURAN,4,IPTEK,292,KHAZANAH,120,KRIMINAL,137,LIFESTYLE,65,NASIONAL,430,OLAHRAGA,312,OPINI,85,OTOMOTIF,53,POLHUKAM,574,RAGAM,524,SELEBRITA,218,
ltr
item
Konfrontasi: Cerita Dokter yang Bertugas Tangani PDP Corona
Cerita Dokter yang Bertugas Tangani PDP Corona
https://lh3.googleusercontent.com/-Gj6RdcJushk/XpkWFOzQ7bI/AAAAAAAAP8c/8Kv1-BuIe1UUDDf4eIMxG3IZ2Xi5zmmSQCLcBGAsYHQ/s1600/IMG_ORG_1587090942874.jpeg
https://lh3.googleusercontent.com/-Gj6RdcJushk/XpkWFOzQ7bI/AAAAAAAAP8c/8Kv1-BuIe1UUDDf4eIMxG3IZ2Xi5zmmSQCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_ORG_1587090942874.jpeg
Konfrontasi
https://web.konfrontasi.com/2020/04/cerita-dokter-yang-bertugas-tangani-pdp.html
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/
https://web.konfrontasi.com/2020/04/cerita-dokter-yang-bertugas-tangani-pdp.html
true
3749342254488479250
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy